

Detail Buku Jumlah Halaman 256.0 Penerbit Bhuana Ilmu Populer Tanggal Terbit 11 May 2021 Berat 0.0 kg ISBN 9786230404306 Lebar 0.0 cm Bahasa Indonesia Panjang 0.0 cm
Rp 94.000

Detail Buku Jumlah Halaman 352 Penerbit gramedia pustaka utama Tanggal Terbit 15 Sep 2019 Berat 0.37 kg ISBN 9786020633176 Lebar 15.0 cm Bahasa Indonesia Panjang 23.0 cm
Rp 118.000

Detail Buku Jumlah Halaman 402 Penerbit Gramedia Pustaka Utama Tanggal Terbit 26 May 2019 Berat 0.7 kg ISBN 9786020630663 Lebar 15.0 cm Bahasa Indonesia Panjang 23.0 cm
Rp 125.000

Jumlah Halaman 354
Rp 119.000

Jumlah Halaman 170
Rp 89.000

Jumlah Halaman 262
Rp 98.000

Rp 21.500

Jumlah Halaman 378
Rp 158.000

Detail Buku Jumlah Halaman 244 Penerbit Gramedia Pustaka Utama Tanggal Terbit 1 Nov 2015 Berat 0.35 kg ISBN 9786020321486 Lebar 14 cm Bahasa Indonesia Panjang 22 cm
Rp 98.000

Detail Buku Jumlah Halaman 390 Penerbit Gramedia Pustaka Utama Tanggal Terbit 19 Jun 2016 Berat 0.5 kg ISBN 9786020324418 Lebar 18.0 cm Bahasa Indonesia Panjang 24.0 cm
Rp 235.000

Rp 119.000

Jumlah Halaman 128 Penerbit Elex Media Komputindo Tanggal Terbit 28 Feb 2023 Berat 0.2 kg ISBN 9786230046469 Lebar 14 cm Bahasa indonesia Panjang 21 cm
Rp 70.000

Jumlah Halaman 200
Rp 0

Rp 20.900

Jumlah Halaman 224
Rp 0

Jumlah Halaman 636
Rp 0

Jumlah Halaman 292
Rp 0

Lupus sudah tidak muncul selama tiga malam minggu di rumah Poppi. Jangan-jangan gosip Lupus kepincut penyanyi cantik Dewi Perak gara-gara wawancara untuk majalah Hai itu benar. Katanya Lupus juga dekat dengan cewek kelas satu yang dikenalnya saat berdempet dempetan di bus ke sekolah. Poppi jadi sering melamun karena kesal. Mungkin sebaiknya Poppi melayangkan surat PHK (Putus Hubungan Kekasih) ke Lupus biar dia kapok. Lupus memang susah diajak serius. Namun, dia juga bisa jadi bijak. Lupus siap jadi teman curhat Lulu, adiknya, yang lagi dikejar-kejar cowok bermasa depan. Lupus jadi ikut berpikir. Bagaimana ya caranya memadamkan cinta si Pinokio yang berkobar-kobar kayak obor Olimpiade?
Rp 67.000

Ada teman sekolah Lulu, namanya Drakuli. Kok namanya Drakuli? Aneh nggak sih? Kata Lupus, nama Drakuli cocok dengan penampilan anak laki-laki itu. Rambutnya acak-acakan, sorot matanya tajam, pakaiannya lusuh, suka baca buku pakai lilin kecil di deket kuburan. Dan tinggalnya memang di dalam kompleks kuburan. Ternyata Drakuli menyimpan kisah sedih masa lalunya. Dan yang membuat Drakuli tambah sedih, kompleks kuburan itu mau digusur oleh oknum yang ingin menang sendiri. Maka Lulu dan Lupus cs pun membantu Drakuli melawan oknum itu. Caranya gimana? Ya tentu saja dengan cara Lupus dan teman-temannya. Udah pasti kocak dan seruuu!
Rp 79.000

Apa yang kamu ingat tentang Lupus? Pasti permen karet dan rambut jambulnya. Konon, jambulnya itu terinspirasi dari gaya rambut John Taylor, bassis Duran Duran. Cerita kali ini dibuka dengan Lupus yang kaget setelah dikabari majalah HAI bahwa dia dapat kesempatan buat mewawancarai Duran Duran. Iya, beneran! Persiapan Lupus untuk berangkat ke Hong Kong ini yang seru banget. Yang lebih mengejutkan, beberapa bulan kemudian Lupus diajak ke Amerika oleh tantenya yang akan mengikuti lokakarya menulis di sana. Teman-teman yang satu geng dengan Lupus pun kemungkinan ikut berangkat. Tapi, apa benar mereka bakal pergi ke Amerika semua?
Rp 89.000

Rp 148.000

Horeee! Lupus lulus SMA! Begitu daftar murid lulus diumumkan, Lupus dan teman-teman langsung merayakannya dengan gila-gilaan. Mereka saling mencoret seragam, rambut Fifi Alone disemprot pylox, dan seragam Lupus direnggut sampai dia laari-lari bugil. Mereka bahkan menyewa mobil kebakaran untuk memeriahkan perayaan dengan mengguyur mereka. Kepala sekolah dan para guru cuma bisa bengong melihat mereka. Lalu, apa yang akan Lupus lakukan setelah lulus dan berpisah dengan sebagian temannya? Bagaimana hubungan Lupus dan Poppi setelah cewek itu pindah ke Australia? Apakah Lupus akan kehilangan kekonyolannya karena sekarang udah gede?
Rp 79.000

Meski jahil dan ngeselin, Lupus sebenarnya polos dan setia kawan. Teman-teman Lupus tentu saja tidak kalah ajaib daripada Lupus. Ada Boim yang hobi naik bus ke sekolah buat ngecengin cewek. Lalu ada Fifi Alone yang dandanannya kelewat menor dan merasa punya banyak penggemar padahal cuma punya satu pemuja yaitu Gusur. Nah, Gusur ini seniman sableng yang setengah mati mencintai Fifi, tapi Fifi setengah hidup membencinya. suatu hari Lupus ditawari jadi pemeran sampingan di sebuah film dan dia boleh bawa teman-temannya. Tentu saja Fifi heboh berkoar-koar ke semua orang kalau dia bakal jadi artis. Gusur cuma ikut-ikutan demi nempelin Fifi. Pokoknya semua teman Lupus semangat dan heboh! Eh tapi... kok ada yang aneh ya?
Rp 67.000